The Finland Phenomenon
Kunci keberhasilan pendidikan di Finlandia terletak pada guru-gurunya yang berkualitas. Benarkah hanya itu? Sila disimak film ini ya
Haji
Setelah ditinggal selama 40 hari, akhirnya mamaku pulang dari ibadah haji. Suatu hal yang ditunggu-tunggu mama sejak dulu, akhirnya kesampaian juga. Meskipun ada hambatan disana-sini, kalau Allah mengizinkan, maka terjadilah.
Dari cerita beliau, ada beberapa hal yang kuingat:
1. Berhajilah selagi muda. Karena ibadah haji membutuhkan tenaga yang tidak sedikit, apalagi untuk kaum hawa
2. Kalau memungkinkan, pergi haji jangan sendirian (if you know what I mean)
3. Secara matematik mamaku belum mampu pergi ke tanah suci, tapi “matematikanya” Allah itu beda
Berusaha menabung dari sekarang
4. Shalat jenazah jadi sering sekali disana, karena ada saja orang yang meninggal
5. Bawalah kesabaran yang banyak
6. Pergi haji juga perlu ilmu
7. Untuk kaum perempuan berhati-hatilah kalau naik taksi atau kendaraan umum lain, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan
8. Disana, Allah dan RasulNya terasa begitu dekat. Banyak-banyaklah berdoa
9. Keep smiling! Kita akan bertemu saudara-saudari dari dari berbagai negara. Bisa berbahasa Arab maupun Inggris lebih bagus, meski orang-orang disana (terutama pedagang) bisa berbahasa Indonesia
10. Niatkan beribadah untuk meraih ridho Allah, sekaligus melaksanakan salah satu rukun Islam. Bukan hanya untuk meraih gelar. Bukan pula karena gengsi.
Sarden
Setiap kota memiliki waktu-waktu yang sibuk. Atau sebutlah peristiwa ini dengan nama Rush Hour. Tapi sepertinya Jakarta adalah kota yang selalu sibuk ya?
Gambar diatas iseng-iseng saya ambil saat sedang Rush Hour, tepatnya didalam TransJakarta. Mulai jam 5 sore, saya harus bersiap-siap menjadi sarden, bersiap-siap berhimpitan dengan penumpang lain. Kaki terinjak sudah biasa. Badan didorong lumrah-lumrah saja. Para wanita akan menjadi lebih beringas dan para pria kadang lebih aktif berbicara daripada biasanya. Oh.. Inilah derita mahasiswa -.-


Recent Comments