Kala dahulu, para wanita bisa lebih santai mengurus anak, suami, membereskan rumah, membuat masakan enak serta hidup bertetangga. Saat ini, muncul wanita-wanita tangguh yang pergi pagi pulang petang, tentunya bukan tanpa alasan. Kemajuan di bidang teknologi, derasnya arus informasi, tuntutan disana dan disini membuat wanita-wanita tersebut menjadi mandiri dan “perkasa”. Semoga saja tidak kehilangan sisi kewanitaannya.
Buku berjudul “Why Mars and Venus Collide” membantuku menemukan sebuah jawaban. Pernah kubaca sebuah hadits, bahwa wanita akan menjadi penghuni neraka yang lebih banyak, karena mereka suka lupa atas kebaikan suami mereka. Pertama kali membaca hadits itu, dengan minimnya ilmu, aku merasa sedih dan berharap bukan aku yang termasuk wanita itu. Namun pertanyaan masih mengganjal, mengapa wanita? Dan mengapa bisa begitu?
Dalam buku ini, diuraikan bagaimana biasanya sikap pria dan wanita dalam menghadapi stress di kehidupan rumah tangga. Ternyata bila wanita sedang stress, dia butuh banyak bicara untuk melepas stressnya. Makanya jangan heran kalau punya ibu yang bawel, justru itu “sehat” (diberi penjelasan mengenai hormon-hormon yang berpengaruh secara ilmiah).
Lalu mengapa wanita bisa suka lupa atas kebaikan suami, bisa dibaca penjelasannya dalam buku ini juga. Wanita bila sedang stress, memang mudah lupa akan kebaikan pasangannya. Tentunya ini aku saja yang mengait-ngaitkan keterkaitan hadits tersebut dengan cara wanita dalam menghadapi stress. Karena menurutku masuk diakal. Bahkan seorang Ummar bin khatab saja bersabar ketika istrinya sedang marah-marah, ya? #CMIIW
Padahal, bila seorang ibu bahagia, seisi rumah akan merasa bahagia. Kalau ibunya tak bahagia, tertekan batin jiwa dan raga lalu berujung perceraian? Oh no..
Nah, bagi para ibu, calon ibu, ibunya seorang ibu, buku ini boleh dibaca. Karena didalamnya diberi solusi untuk wanita dalam menghadapi stress di zaman modern ini. Laki-laki juga boleh baca, biar lebih mengerti dunianya wanita
Terakhir, Pak Mario Teguh pernah bilang: “Hidup Terlalu Singkat Untuk Mengulang Kesalahan Orang Lain”.
wah, harus nyari pacar yang udah baca buki ini nih! :p
kamu juga baca dong :p
siapa dulu yg beli bukunya :p (*tp yg beli blon baca) akakaka
saya setuju kata om Mario
wah, boleh juga neh buku, jadi kepengen baca, makasih banyak ya mbak atas informasinya..
Assalaamu’alaikum wr.wb, Dalila…
Setitik tinta jadi noda,
Setitik salah jadi dosa
Bulan penuh berkah segera tiba
Mari tekun ibadah di bulan puasa
Marhaban ya ramadan,sambutlah dengan senyuman
Selamat berpuasa dan berbuka juga.
Salam Ramadhan.