Ketika Aa Menikah Lagi


Buku berjudul “Ketika ‘Aa’ Menikah Lagi” sebenarnya sudah lama diterbitkan. Tapi baru saya baca sampai habis sekarang. Soalnya kalau dibahas saat isu dai yang melakukan poligami sedang panas dibicarakan, nanti saya juga ikut-ikutan panas lagi..😛 *kipaskipas*

Sebut saja namanya Linda, teman saya saat SMA. Bapaknya beristri dua, dia anak dari istri kedua bapaknya. Cukup sering Linda berkata (sampai saya ingat) pada saya bahwa ayahnya menikahi ibu kandungnya hanya untuk memperoleh keturunan, karena (maaf) istri pertama sang bapak tidak bisa melahirkan anak. Entah dia berkata ketika emosi sedang melanda, sampai bisa membuat kesimpulan seperti itu. Namun sejauh yang saya dengar dari Linda, terkadang dia bermasalah (baca: hubungan kurang harmonis) dengan istri pertama bapaknya. Cukup sampai disini saya bercerita saudara-saudara.. Hanya sebagai pembuka resensi buku ini. Dan sepertinya Anda sudah cukup paham mengenai masalah ini, terlebih jika Anda seorang wanita..

Wanita bermain perasaan, laki-laki bermain logika. Anak-anak bermain di taman bermain (maaf yang ini bercanda).

*serius mode activated*

Kalau Anda membaca buku ini, baik yang belum menikah, akan menikah, sudah menikah, insya Allah akan mendapat pelajaran dan masukan-masukan yang berarti mengenai poligami. Yang berkontribusi dalam buku ini tidak hanya wanita, pria pun ada. Tidak hanya yang berilmu kurang (hanya bagi yang menganggapnya begitu), tetapi yang berilmu dalam juga berkontribusi. Karena pada dasarnya hukum poligami memang dibolehkan, tapi…

Eh, ada tapinya… :D 😀

Kebaikan dan derajat ketaqwaan  seorang wanita tidak hanya diukur dari mau atau tidaknya dia dipoligami kan?

~damai itu indah~

8 thoughts on “Ketika Aa Menikah Lagi

  1. yg jelas poigami sih boleh…tapi pertanyaan bagi para cowok neh, apa udah siap untuk adil…??/

    ayo yang cowok bagaimana dgn pertanyaan ini…

  2. memang poligami boleh, namun apakah sang istri mau di poligami???he..
    penasaran jadi pengen baca juga

    tergantung orangnya mungkin ya… sok atuh dibaca

  3. belum baca bukunya mbak, tapi pernah liat di pameran-pameran buku. hi..hi..ngakak liat tulisan terakhir mbak dida, damai itu indah, jadi tidak membuka ruang diskusi ttg poligami di kolom kometar yah, mbak?:)

    hihi… boleh kok kalau mau diskusi, tapi ilmuku dikit mbak ^^

  4. waduh,,, tentang aa yang dari bandung yach . hehehehe😀
    Truz kenapa aa itu poligami, istri-nya kan bisa memberikan aa itu anak? hehehe *dilempar sendal*

  5. boleh ga buku nya saya beli,,,saya lagi perlu buku itu. tp katanya udh ga d terbitkan lg…:(
    saya lg bener2 perlu buku itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s