John Petrus


Kawan, hari Jum’at pada minggu kemarin, saya mendapat ujian kecil. Dompet saya dicopet seseorang di dalam angkot. Ini adalah pertama kalinya merasakan kecopetan. Sebelumnya hanya mendengar curhatan dari teman-teman saja kalau kecopetan itu rasanya nggak enak… dan merepotkan. Karena harus membuat KTP baru, kartu mahasiswa baru, dan lain sebagainya.

Nah, besok adalah hari jumat. (Iya.. terus kenapa?)

Saat kuliah, saya diberitahu orang di rumah melalui sms kalau ada surat dari John Petrus. What? Siapa pula dia? Setelah dimakan rasa penasaran, akhirnya tiba juga di rumah. Langsung saya sobek saja amplopnya dan ternyata, isinya adalah KTP saya beserta kartu penting lainnya dikembalikan oleh pak pencopet! Dalam keadaan yang cukup sempurna pula (tidak lecek). Akhirnya, saya jadi geli sendiri. Sekaligus bersyukur pastinya, karena jadi punya dua KTP😀 #lho?

Tapi, ada yang aneh kawan. Perangko yang tertera di dalam amplop tidak dibubuhi cap sebagaimana mestinya. Kejadian saat peristiwa pencopetan juga di dekat rumah. Angkot yang saya naiki adalah angkot saat hendak pulang ke rumah. Bisa jadi sang “pak pos” bukanlah pak pos sebenarnya. Bisa jadi pula pelaku pencopetan adalah warga satu kelurahan. Lagipula kenapa pakai nama “John Petrus” segala? Tak perlulah pakai nama samaran begitu. Lain kali santai aja ya pak kalau menggunakan nama. Pakai nama “Mr. X” kan juga bisa.

Mungkin pak pencopet sudah tau rumah saya, jadi harus lebih waspada. Terima kasih sudah dikembalikan ya pak kartunya. Ini menjadi pengalaman berharga dalam hidup saya. Semoga bapak cepat dapat pekerjaan halal. Semoga semangat entrepreneur saya bisa kembali bergelora.

13 thoughts on “John Petrus

  1. Mungkin si pencopet tau rumah kamu dari KTP da..
    Kalo mau lebih repot, bukannya polisi sudah bisa mendeteksi sidk jari yg menempel di kertas ya? (CMIIW)
    Lain kali lebih hati-hati da.. kalo bisa.. uang receh untuk angkot dipisah, dan tempat menaruh dompet dipisah di bagian tas yg paling dalam, dan siapkan uang cadangan di tempat (bagian tas/saku yang lain) tertentu jika kita mengalami kehilangan, setidaknya masih ada ongkos pulang😛
    Itu yang saya lakukan saat ini kalo bepergian😀

  2. Wow…
    Alhamdulillah yah kartu-kartu identitas kembali.
    Kalau saya lihat, di perangkonya terlihat jejak cap tapi samar-samar ya?
    Keren juga ya pelakunya, pake codename John Petrus B-).
    Setidaknya dia masih punya nurani untuk mengembalikan sebagian yang dia ambil.
    Semoga pelakunya sadar dan bertobat ya Bu🙂.

  3. Waduh? baru pertama ya mbak?
    fi dah pernah juga sih, tapi dulu masih SMA belum banyak isi dompetnya.. hehe..

    Wah itu mungkin nge-fans sama mbak mbak, hehe…

  4. Iya mbak pernah.. ><
    Kesel banget lagi belajar tempat guru baru sadar ilang (sebelumnya dari tempat temen), ga ada ongkos buat pulang waktu itu padahal lagi di tempat guru, tapi setelah lama ga balik2 lagi dompetnya, hehe..

    oh ya kenal sama mbak dhila mbak? http://dhila13.wordpress.com/
    namanya mirip @.@ dila dan dida.. hehe..

  5. Wah masih untung itu, Non.🙂 Saya pernah kecopetan juga di kereta. Trus ada orang yang nelepon saya mengaku menemukan dompet tersebut di jalan. Ia minta ditebus dan dompet tersebut harus dijemput (uang di dalamnya ya sudah pasti raib). Tapi saya bersyukur dompet dan berbagai kartu di dalamnya bisa kembali sehingga saya tidak perlu repot mengurus ulang.

  6. jadi inget surat² misterius yang diterima Sophie Amundsen di kotak surat rumahnya:mrgreen:
    ya, memang lain kali harus lebih berhati-hati menjaga dompetnya, apalagi memang kebanyakan yang kecopetan rata² perempuan🙂
    *dulu waktu sekolah pernah kecopetan, untungnya isi dompet cuma 5ribu perak & ga ada kartu apapun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s