Malaysian Wedding


Tanggal 19 sampai 21 Mei ini Alhamdulillah diberi kesempatan ke Malaysia lagi. Kali ini untuk menghadiri pernikahan Ka Nusaibah dan Ka Nazri. Nah, bagaimanakah akad dan resepsi pernikahan orang Malaysia? Sila disimak😀

Saat tiba di Malaysia, pada waktu itu kira-kira jam 1 di siang hari. Kalau di Indonesia masih jam 12. Aku kembali mengunjungi rumah uncle Nazar (Nasharudin Mat Isa), beliau bergelut di bidang politik. Setelah dijamu dengan ramah, aku melihat sekeliling rumah yang pada malam hari akan berlangsung akad nikah. Mumpung belum ramai, aku ambil saja foto tempat pengantin akan bersanding. Kalau foto yang diatas adalah telur-telur rebus yang dihias dengan bunga. Telur itu boleh diambil sebagai cinderamata. Sebenarnya tak hanya telur, permen pun boleh diberikan kepada tamu.

Akad nikah berlangsung setelah adzan Isya berkumandang. Para tamu yang datang semakin lama semakin ramai. Oh ya perlu dicatat pernikahan ini dilangsungkan oleh orang Melayu Muslim. Mengenai seserahan (kalau disana dikenal sebagai hantaran), biasanya kedua belah pihak saling bertukar. Jadi bukan pihak lelaki saja yang memberi.

Tak jauh berbeda dengan di Indonesia, akad nikah disana berlangsung dengan khidmat. Ada nasehat dan pantun yang diselipkan. Selepas akad, para tamu memberi selamat kepada pengantin dan dilanjutkan dengan makan bersama. Menunya sederhana tapi bikin kenyang Alhamdulillah. Diluar rumah terpasang tenda-tenda yang diberi lampu agar lebih meriah.

Hiburan yang diberikan saat itu adalah dengan nasyid dan… nonton bola bareng!! Ckck… Pantas saja ada layar besar terpampang. Tak menyangka habis momen yang cukup sakral dilanjutkan dengan gegap gempita sepak bola.

Yah, setiap negara punya kebiasaan yang berbeda. Yang penting kedua mempelai sudah resmi menjadi suami istri. Selamat untuk Ka Nusaibah dan Ka Nazri🙂

4 thoughts on “Malaysian Wedding

    • halooo mas atau mbak admin birthday party🙂 fotonya saya blur untuk jaga privasi mereka aja. oia di Malaysia, di etnis Melayu muslim kalau waktu ulang tahun lagunya bukan “Happy Birthday to you..” tapi “Allah selamatkan kamu…” (just info)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s