Kehidupan Setelah Menikah


Menikah itu ternyata bikin tenang kawan. Setelah menikah dan berganti status menjadi seorang istri, aku belajar untuk mengatur waktu dan beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Aku juga masih berhadapan dengan skripsi, masih menikmati ‘taaruf’ dengan suami yang tak pernah putus, dan masih berharap diberi izin oleh Allah untuk memiliki buah hati🙂

Sebelum menikah, aku sempat khawatir akan banyak hal. Kurang PD terhadap kondisi fisik, khawatir tentang berita perceraian yang ramai, belum punya pemasukan, dan lain sebagainya. Kalau sudah begitu, aku akan bertanya ke dalam hati, niatku menikah sebenarnya untuk apa? Kekhawatiran yang muncul biasanya akan sirna kalau sudah bertanya ke orang-orang yang sudah berpengalaman.

Tinggal sekarang, adalah merawat cinta. Menyederhanakan arti bahagia dan berteman dengan orang-orang yang memiliki semangat positif. S-E-M-A-N-G-A-T!!

 

 

 

One thought on “Kehidupan Setelah Menikah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s