Kehamilan Kedua, Tidak Direncanakan?


Alhamdulillah… Awal tahun 2015 diberi amanah lagi sama Allah. Aku hamil untuk yang kedua kalinya ^^ Kalau si calon dede lahir, beda umur dengan si kakak Najla kira-kira 18 bulan. Alhamdulillah ‘ala kulli hal…

Aku dan suami memang belum sepakat untuk KB. Jadi kami masih pakai sistem kalender. Tapi ternyata cara KB seperti ini bikin deg-deg an juga. Dan hasilnya.. Adeknya Najla akan launch insya Allah bulan september.

Kehamilan yang kedua ini tidak bisa kubilang kehamilan yang tidak direncanakan. Karena kalau kami mau, bisa saja langsung pasang spiral, dsb. Tapi kami pernah berpikir.. Anak baru satu, masa mau KB? Dan sederet kekhawatiran lainnya kalau pasang KB.

Najla dan calon adiknya memiliki jarak yang berdekatan. Sudah terbayang betapa lelahnya mengurus anak dengan jarak yang dekat. Setelah meminta nasehat disana sini, merenung… Akhirnya kuterima kehamilan ini dengan bersyukur. Karena disekitarku ada yang ingin hamil tapi belum juga. Mau anak jarak dekat jauh, pasti repot mengurusnya. Tinggal kita belajar sabar, ikhlas, belajar mengelola waktu dengan baik. Semoga calon dedek menjadi anak saleh/salihah. Aamiin..

Kalau sudah ada dua… Aku mungkin akan memberanikan diri untuk memberi jarak dengan KB. Karena lingkungan disekitarku kurang mendukung sepertinya untuk hal itu. Kehamilan keduaku saja “dikasihani” oleh tetangga, dsb😀 :p

2 thoughts on “Kehamilan Kedua, Tidak Direncanakan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s